Headline

MK Tolak Eksepsi Termoho dan Pihak Terkait soal Berkas Baru

INDONESIAMENANG - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak jawaban atau eksepsi dari pihak Termohon, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU, dan pihak terkait dari termohon, yakni Bawaslu dan tim hukum Paslon 02 Joko-Maruf. Menurut majelis hakim MK, eksepsi tersebut tidak relevan, khususnya penolaka berkas perbaikan permohonan gugatan hasil Pilpres yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandi.

”Terhadap keberatan eksepsi Termohon dan pihak Terkait sepanjang berkaitan dengan naskah yang disebut pemohon perbaikan permohonan harus dinyatakan tidak beralasan hukum,” kata hakim MK Saldi Isra dalam membacakan jawaban atau respons dari eksepsi termohon dan pihak terkait, Kamis (27/6/2019).

Hakim konstitusi menguraikan kronologi berkas permohonan yang diajukan Prabowo pada 24 Mei dan 10 Juni 2019. Hakim MK menyebut pertimbangan soal asas peradilan cepat. Sebab, terdapat rentang waktu cukup lama bila berkas permohonan 24 Mei langsung diregistrasi. Rentang waktu itu terkait cuti bersama Lebaran. Padahal MK, setelah berkas permohonan teregistrasi, harus menggelar sidang pendahuluan dengan rentang waktu 3 hari kerja.

”Oleh karena itu, dalam kaitan dengan perkara permohonan pemohon dengan mempertimbangkan rasa keadilan dan secara substansial tidak merugikan kepentingan para pihak pencari keadilan, Mahkamah telah memberikan kesempatan yang sama baik Pemohon, Termohon, pihak Terkait, Bawaslu. Mahkamah berpendapat naskah perbaikan merupakan satu kesatuan tidak dipisahkan dengan naskah 24 Mei,” kata hakim MK Enny Nurbaningsih.

Tim hukum Joko-Maruf Amin dalam eksepsi sebelumnya menyebut pengajuan perbaikan permohonan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno patut ditolak. Alasannya, perbaikan permohonan gugatan hasil Pilpres, disebut tim Jokowi, tak sesuai dengan aturan. (tim)


#mahkamah-konstitusi #sengketa-pilpres-2019 

Berita Terkait